Melyanidwi Astuti

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
THR Surabaya

THR Surabaya

Lembur, kata pertama yang kutulis., sebagai rasa tanggung jawab. Walaupun kondisi belum dong benar, ya ikut mengantar siswa dalam lomba pentas seni se kecamatan Sawahan, Surabaya. Acara yang ku ikuti sudah selesai, tetapi demi kebersamaan yang pulang menunggu lomba kreasi lainnya selesai.

Sebenarnya sih sempat tidak boleh sama suami, karena kondisiku yang kurang sehat. Tetapi aku bonek .wow wow saat tampil langit menangis begitu derasnya. Surabaya berselimut mendung, aku mulai merasa kedinginan. Ya Rabb, dingin. Hujan sempat berhenti, tetapi kini menangis lagi.

Pertunjukan belum juga selesai. Lampu - lampu mulai dinyalakan, THR mulai menebar pesona, suasana mulai gemerlap. Langit tetap menangis dengan deras, ya Allah dingin sekali.

Kondisi yang tidak dong semoga tidak semakin buruk. Sampai disini ceritanya sobat. Bye.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali